Senin, 09 November 2015

Aku Berjuang, Aku yang Berhutang


Sebentar lagi mereka memperingati
Sebentar lagi mereka merayakan
Sebentar lagi pekik merdeka mengisi hari
Sebentar lagi yel-yelmu diteriakkan
Sebentar lagi…
*
Lagi… aku dihadapkan
Lagi… rengkuh rasa masa kelam
Lagi… remuk jiwa mengingatkan
Lagi… sesak diri kian dalam
Lagi…
*
Kadang diri bertanya, untuk apa kami berjuang?
Jika tahu rumah tiada penerang
Kadang diri bertanya, untuk apa kami berkorban?
Jika tahu buruknya nasib ke depan
Kadang diri bertanya, untuk apa kehilangan keluarga terkasih?
Jika tahu diri kian tersisih
Kadang diri bertanya, tidakkah semuanya berharga?
Jika tahu diri harus nelangsa
Kadang diri bertanya, mengapa tiada sudi mengenang?
Bahkan badan dililit hutang
*
Aku berjuang aku yang berhutang

_____________________________________
Untukmu para PEJUANG, maafkan kami yang tak mampu ‘mengenang’.
Tidak lagi ada penjajah memang, namun titipan dikuasai niat yang dulu pernah kalian buang, demi anak-cucu hidup tenang, tapi kini miris berkalang.
_____________________________________
Menyambut Hari Pahlawan 10 November

Related Posts:

  • Lepas Lepas Lepas lepaskanlah sudah Jangan kau harap kasih menghilang Tidakkah kau lelah terus tengadah Menunduklah lihat tarian ilalang Dengarkanlah … Read More
  • Pekik Camar Pekik Camar dengarkan suara ombak bergulung… masih teratur ke tepian menghempas berserak berbuih plastik kotoran dengarkan pekik camar ber… Read More
  • Gurindam Hati Gurindam Hati Kalaulah puspa menghias lentera'Kan kanda tebas ilalang menghalang pandangBilakan kulikat tiadalah kentaraBiarlah berkias syair k… Read More
  • Ada Apa Dengan (Cinta) Negeriku? Ada Apa Dengan (Cinta) Negeriku? Pak… aku ingin bertanya Ke mana hilang bela nusa? Mengapa tak henti durja melanda? Haruskah picik badan di sela… Read More
  • Aku Egois? Aku Egois? Egois! Siapa? Kamu? Bukan! Terus? Aku?! Ha-ha…Yang benar saja! Stop! Cukup!Fine… aku egois!Puas?Benar, kamu benar! Aku memang eg… Read More

2 komentar: